Pengaruh POC Urine Kambing Terhadap Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Pada Fase Main Nursery Untuk Menekan Biaya Produksi

Main Article Content

Afrida Afrida
Anggara Hadi Setya
Yonny Arita Taher

Abstract

The research was conducted in the experimental field of Ekasakti University, Padang, from March to July 2021. The aim was to obtain the right concentration of goat urine POC for the growth of oil palm (Elaeis guineensis Jacq.) seedlings in the main nursery phase and reduce produstion cost. This experiment was conducted based on a Randomized Block Design with 5 treatments and 5 groups, each experimental unit consisted of 4 plants. All plants were observed. The treatments given were several concentrations of POC in goat urine as follows: A : 0 % POC;  B: POC 20%;  C: POC : 40%;  D: POC 60%;  E: POC 80%. Observational data were analyzed statistically using variance and if the results of the variance were significantly different (F-count > F-table 5%) or very significantly different (F-count > F-table 1%), then a further test was carried out DNMRT. Observation variables were increase in seedling height, increase in leaf midrib, increase in wee diameter, fresh weight of root, dry stover, fresh weight of roots, dry weight of roots, visual observations. Conclusion from the study: Some of the concentrations of POC in goat urine did not significantly affect all parameters observed. The best concentration has not been obtained for oil palm nurseries in Main-Nursery as well as reduce costs. It is recommended to conduct further research, by increasing the concentration of goat urine POC to be given to oil palm seedlings in the main nursery.


ABSTRAK


Penelitian dilakukan di lahan percobaan Universitas Ekasakti Padang, dari Maret sampai  Juli 2021.  Tujuan untuk mendapatkan konsentrasi POC urine kambing yang tepat  untuk  pertumbuhan bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) fase main nursery, dan menekan biaya produksi. Berdasarkan Rancangan Acak Kelompok dengan 5 perlakuan dan 5 kelompok. Masing- masing satuan percobaan terdiri dari 4 tanaman. Seluruh tanaman diamati. Perlakuan beberapa konsentrasi POC urine kambing sebagai berikut :A : Tanpa POC; B : POC 20%; C : POC 40 %; D : POC 60 %; E : POC 80 %.  Data hasil pengamatan dianalisis secara statistika menggunakan sidik ragam dan bila hasil sidik ragam, berbeda nyata (F-hitung > F-tabel 5%) atau sangat berbeda nyata (F-hitung> F-tabel 1%), maka dilakukan uji lanjut DNMRT. Variabel pengamatan adalah pertambahan tinggi bibit, pertambahan pelepah daun, pertambahan diameter bonggol, bobot segar berangkasan, kering brangkasan, bobot segar akar, bobot kering akar, pengamatan visual.  Kesimpulan dari penelitian : Beberapa konsentrasi POC urine kambing tidak berpengaruh nyata terhadap  semua parameter yang diamati serta mengurangi biaya. Belum diperoleh konsentrasi terbaik untuk pembibitan kelapa sawit di Main-Nursery. Disarankan untuk  melakukan penelitian lebih lanjut, dengan meningkatkan konsentrasi POC urine kambing yang akan diberikan pada bibit kelapa sawit di main-nursery sehingga biaya produksi dapat ditekan

Article Details

Section
Articles

References

Anjasari. I. R. D. 2007. Pengaruh Kombinasi Pupuk P dan Kompos Terhadap Pertumbuhan Tanaman Teh. Dikutip dari http://pustaka.unpad. Ac.id. Diakses pada tanggal 08 Juni2020.
Ariyanti, M. Gita, N dan Cucu, S. 2017. Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeisguineensis Jacq) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Asal Pelepah Kelapa Sawit dan Pupuk Majemuk NPK. Departemen Budidaya Tanaman Pangan, Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. Sumedang. 28 (2) : 64 – 67.
Budhie, D.D.S. 2010. Aplikasi Urin Kambing Peranakan Etawa Pakan Legum Indigofera sp. Skripsi. Bogor: Fakultas Peternakan IPB. Direktorat Jendral Perkebunan, 2020. Statistika Perkebunan Indonesia. Jakarta.
Fauzi, Y., Widyastuti, Y., dan I. Satyawibawa. 2014. Budidaya Kelapa Sawit. Penebar Swadaya. Jakarta.
Hasanah, F, N dan N. Setiari. 2017. Pembentukan Akar Pada Stek Batang Nilam (Pogostemon cablin Benth) setelah direndam IBA (Indole Butyric Acid) pada Konsentrasi Berbeda. Jurnal. Universitas Diponegoro. Semarang.
Kartadisastra, H. R. 2001. Penyediaan dan Pengelolaan Pakan Ternak Ruminansia. Kanisius. Yogyakarta.
Lakitan, B. 2000. Dasar- Dasar Fisiologi Tumbuhan. Raja Grafindo Persada Jakarta.
Lubis, A. U.2008. Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Indonesia Edisi ke-2. Pusat Penelitian Kelapa Sawit. Medan.
Maria. 2013. Analisis kelayakan finansial kelapa sawit rakyat. Fakultas Pertanian
Universitas Sumatera Utara
Musnamar, E. I. 2009. Pupuk Organik Cair dan Padat, Pembuatan, Aplikasi. Penebar Swadaya. Jakarta.
Noverita. 2005. Pengaruh Konsentrasi Pupuk Cair NIPKA Plus Dan Jarak Tanam Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Baby Kaylan ( Brassica OleraceaL. Var. Achepala.) Secara Vertikultur. Jurnal Penelitian Bidang Ilmu Pertanian (3) : 1.
Nugroho, Y. 2008. Kelayakan Usaha Pembibitan Pre-Nursery Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) pada PT Socfin Indonesia (Socfindo) Medan, Sumatera Utara.
Nursyamsi. D. L. Anggaria dan Nurjaya. 2011. Pengaruh Pemberian-P Terhadap Jerapan dan Bentuk –Bentuk P Tanah pada Dytrudept Cibulan Bogor. Bogor.
Pahan, I. 2015. Panduan Teknis Budidaya Kelapa Sawit Untuk Praktisi Perkebunan. Penebar Swadaya. Jakarta.
Pahan, I. 2007. Panduan Lengkap Kelapa Sawit Manajemen Agribisnis dari Hulu Hingga Hilir. Penebar Swadaya. Jakarta. Hal – 10.
PTPN 6. 1994. Pedoman dan Intruksi Kerja Kelapa Sawit, Kakao dan Karet. Jambi
Pusat Penelitian Kelapa Sawit. 2012. Panen pada Tanaman Kelapa Sawit. PPKS. Medan. 51 hal.
Sari, VI, Sudradjat, dan Sugiyanta. 2015. Peran pupuk oganik dalam meningkatkan efektifitas pupuk NPK pada bibit kelapa sawit di pembibitan utama. J. Agron. Indonesia. 43(2):153-159
Sitompul, S.M. dan Guritno, B. 1995. Analisis Pertumbuhan Tanaman. Yogyakarta: UGM press. Yogyakarta.
Sofni, 2021 hasil analisis yang dilakukan di Laboratorium Air Fakultas Teknik,Universitas Andalas.
Steel, R.G.D dan J. H Torrie. 1991. Prinsip dan Prosedur Statistika Suatu Pendekatan Biometrik. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.
Sukmawan, Y. Sudrajat dan Sugiyanta. 2015. Peran Pupuk Organik dan NPK Majemuk Terhadap Pertumbuhan Kelapa Sawit TBM di Lahan Marginal.
Sundari, E., Sari, E., dan Rinaldo, R., 2012 . Pembuatan Pupuk Organik Cair Menggunakan Bioaktivator Biosca dan EM4, PROSIDING SNTK TOPI, ISSN 1907-0500.
Suwarto dan Octavianty, Yuke. 2010. Budidaya Tanaman Perkebunan Unggulan. Jakarta: Penebar Swadaya.
Tan, L dan Zeiger L. 2010. Plant Physiology, 5th editor. Massachussetts, Sinauer Ass. 1-6 Hal.