Analisis Manajemen Risiko Terhadap Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pembangunan Daerah Irigasi (Lanjutan) di Tarusan Pada Titik P-52 Dan P-92

  • Wendi Boy Universitas Dharma Andalas
  • Rodiah Tulhijah M Program Studi Teknik Sipil Universitas Dharma Andalas
  • Ridho Aidil Fitrah Jurusan Teknik Sipil Universitas Andalas
Keywords: Kesehatan dan keselamatan Kerja (K3), Manajemen Risiko, Kecelakaan Kerja, Identifikasi Risiko

Abstract

Dalam pelaksanaan proyek konstruksi selalau ada potensi bahaya atau Risiko yang dapat menyebabkan kerugian. Setiap tempat kerja selalu memiliki Risiko kecelakan kerja yang dapat menggangu aktivitas pekerjaan dalam sebuah proyek. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja yang dapat mengganggu aktivitas pekerjaan dalam sebuah proyek. Oleh karena itu diperlukan suatu manajemen agar dapat mengatur jalannya proyek dengan baik, termasuk pula manajemen Risiko K3 (Kesehatan dan Keselamat Kerja). Tujuan dan sasaran manajemen risiko K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) adalah terciptanya system K3 (Kesehatan dan Keselamtan kerja) di tempat kerja melibatkan segala pihak sehingga dapat mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja dan terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif.

Penelitian ini akan dilakukan identifikasi risiko K3, penilaian risiko K3, serta strategi pengendalian terhadap risiko K3 pada pekerjaan Pembangunan daerah irigasi (lanjutan).

Dari hasil penelitian teridentifikasi 45 potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi. Berdasarkan penilaian terhadapa Risiko K3 diketahui level masing-masing risiko yaitu terdapat 45 risiko tergolong Medium Risk dan dari 47 mengidentifikasi risiko terdapat 2 tergolong Low Risk. Pada penelitian ini perlu dilakukan penanganan yaitu dengan memberikan pengendalian risiko berupa penerapan K3 dilapangan meliputi penggunaan APD, rambu-rambu peringatan dan standarisasi pengaman pada saat bekerja di lapangan.

References

Anonim. (2007). OHSAS 18001 : 2007, Occupational Health and Safety Management System, OHSAS Project Group, ISBN 978-0-580-61674-7

AS/NZS 4360. (2004). “3rd Edition The Australian and New Zealand Standard on Risk Management”. Broadleaf Capital International Pty Ltd. NSW Australia

Hakim, A. R. (2020). Manajemen Risiko Terhadap Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Proyek Konstruksi di Masa Pandemi Covid-19 (Studi Kasus: Pembangunan Gedung Rumah Sakit Umum Daerah Bayu Asih Purwakarta. Skripsi, Institut Teknologi Nasional Bandung.

ILO. (2013). Health and Safety in Work Place for Productivity. Geneva: International Labour Office.

Ramli, Soehatman. (2010). Pedoman Praktis Manajemen Risiko dalam Perspektif K3 OHS Risk Management. Jakarta: Dian Rakyat.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Trianty, Lidya. (2014). Potensi Bahaya K3 Pada Bagian Struktur dan Arsitektur Proyek Pembangunan Hotel The Regale Tahun 2013. Skripsi: Universitas Sumatera Utara

Boy, W., Erlindo, R., & Fitrah, R. A. (2021). Faktor-Faktor Penyebab Keterlambatan Proyek Konstruksi Gedung Kuliah Pada Masa Pandemi Covid 19. Jurnal Rivet, 1(01), 57-64.

Sepang, B. A. W., Tjakra, J., Langi, J. E. C., & Walangitan, D. R. O. (2013). Manajemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) pada proyek pembangunan ruko Orlens Fashion Manado. Jurnal Sipil Statik, 1(4), pp. 282-288.

Rethyna, M. (2018). Analisis Risiko Keselamatan dan Kesehata Kerja (K3) pada Bangunan Gedung Bertingkat. IKRA-ITH TEKNOLOGI: Jurnal Sains & Teknologi 2(1), pp. 20-24.

Septianingrum, W. U. (2012). Penilaian Risiko Keselamatan Kerja Pada Proses Pemasangan Ring Kolom dan Bekisting di Ketinggian Pada Pembangunan Gedung XY oleh PT. X. Tugas Akhir. Universitas Indonesia.

Suma’mur, (1981). Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta: CV. Haji Mas Agung.

Pramana, Tony, 2011. Manajemen Risiko Bisnis. Penerbit Sinar Ilmu, Jakarta.

Wardhana, H. (2018). Manajemen Risiko K3 Pada Proyek Tower Transmisi (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Jaringan Transmisi Tegangan Ekstra Tinggi 275 kV Galang - Simangkuk). Tugas Akhir. Universitas Sumatera Utara.

Wibisana, D. A. (2016). Analisa Risiko Kecelakaan Kerja Proyek Bendungan Tugu Kabupaten Trenggalek Menggunakan Metode FMEA (Failure Mode And Effect Analysis) dan Metode Domino. Tugas Akhir.

Published
2022-01-26
How to Cite
Boy, W., Tulhijah M, R., & Fitrah, R. (2022). Analisis Manajemen Risiko Terhadap Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pembangunan Daerah Irigasi (Lanjutan) di Tarusan Pada Titik P-52 Dan P-92. JURNAL RIVET, 1(02), 91-98. https://doi.org/10.47233/rivet.v1i02.365