PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN ADITIVE ANTI STRIPPING TERHADAP KINERJA CAMPURAN ASPAL

  • Refanti Angelia Simanjuntak Program Studi Teknik Sipil Universitas Lambung Mangkurat
  • Iphan Fitrian Radam Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Lambung Mangkurat
Keywords: Anti Stripping Agent, Kadar Optimum, Spesifikasi Bina Marga, T-MEN L300A.

Abstract

Anti Stripping Agent adalah aditif yang dapat merubah sifat aspal dan agregat serta meningkatkan daya lekat sehingga memperpanjang umur rencana, mengurangi efek negatif dari air dan kelembaban. Hal ini akan mengurangi terjadinya pelepasan butiran pada aspal. Penelitian dilakukan di laboratorium. Dibuat benda uji untuk pengujian Marshall. Tujian penelitian adalah mengetahui nilai optimum penggunaan Anti Stripping Agent jenis T-MEN L300A dengan kadar 0%, 0,3%, 0,5%, 0,7%, 0,9%, dan 2%. Hasil penelitian dengan Anti Stripping Agent didapat nilai optimum sebesar 0,45%. Berdasarkan analisis didapat bahwa aditif memepengaruhi nilai VIM dan flow. Batas penggunaan maksimal aditif sebesar 0,9% yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018.

Author Biography

Iphan Fitrian Radam, Program Studi Magister Teknik Sipil Universitas Lambung Mangkurat

Transportation

References

AASHTO. (1982). Standart Spesification for Transportation Materials and Metohd of Sampling and Testing, Part II, Specification, 13th Edition, Washington, D.C.

Aminsyah, M. (2014). Studi Eksperimental Penambahan Zat Aditif Anti Stripping Pada Kinerja Campuran Aspal Beton (AC-WC). Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan, 2(4), pp. 642-647.

Cristopher, Y., Pranoto, B. B., Wijaya, D., Zebua, T. A., & Makmur, A. (2016). Pengaruh Aditif Anti Stripping Agent Terhadap Campuran Aspal. Jurnal Teknik dan Ilmu Komputer, 5(18), pp. 157-165.

Purba, D. P. (2018). Penentuan Kadar Optimum Anti Stripping Agent Wetbond-SP dan Wetfix-BE Terhadap Campuran Aspal Panas AC-WC. Tugas Akhir. Universitas Sumatera Utara.

Direktorat Jendral Bina Marga. (2018). Perkerasan Lentur Jalan Raya. Spesifikasi Umum Divisi 6.

Harnish, C. I. (2010). Liquid Anti-Stripping Technology & Best Practices. Overland Park, KS: ArrMaz Custom Chemicals.

Hunter, E. R. (2001). Evaluating Moisture Susceptibility of Asphalt Mixes, [Disertasi], Laramie, Wyoming: University of Wyoming.

Panjaitan, B.C., & Muis Z.A,. (2012). “Studi Pengaruh Penggunaan Variasi Anti Stripping Agent Wetfix-BE dan Derbo-401 Terhadap Karakteristik Campuran Beton Aspal Lapis Pondasi Atas (AC-Base)”. Universitas Sumatera Utara.

Sembiring, H.A., & Muis Z.A., (2012), “Pengaruh Penggunaan Variasi Anti Stripping Agent Terhadap Karakteristik Beton Aspal Lapis Aus (AC-WC)”. Universitas Sumatera Utara.

Sukirman, Silvia. (2003). Beton Aspal Campuran Panas. Jakarta. Yayasan Obor Indonesia.

Yogha, C. (2014). Pengaruh Penambahan Aditif Fatty Amido-Polyamine Pada Campuran Lapis Tipis Aspal Beton (HRS-WC). Diploma thesis, Universitas Andalas.

Published
2021-12-31
How to Cite
Simanjuntak, R., & Radam, I. (2021). PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN ADITIVE ANTI STRIPPING TERHADAP KINERJA CAMPURAN ASPAL. JURNAL RIVET, 1(02), 99-108. https://doi.org/10.47233/rivet.v1i02.351