Evaluasi Waste dan Implementasi Lean Construction Proyek Gedung Kampus X

  • Ajeng Renita Susanti Politeknik Negeri Jakarta
  • Suripto S Politeknik Negeri Jakarta
Keywords: waste, lean construction tools, last planner system

Abstract

Pelaksanaan proyek pembangunan gedung akan menimbulkan waste yang bisa memberikan dampak untuk proyek yang sedang berjalan. Waste merupakan kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah baik kepada customer maupun owner. Salah satu upaya untuk meminimalisir dampak dari waste waktu adalah perlu meminimalkan pemborosan dan meningkatkan value (nilai) seperti prinsip Lean Construction (konstruksi ramping). Analisis dilakukan untuk mengevaluasi variabel dan faktor penyebab waste paling berpengaruh dan implementasi dari Lean Construction tools. Teknik analisis data dilakukan menggunakan kuesioner selanjutnya di analisis dengan metode borda dan wawancara dengan narasumber untuk implementasi Lean Construction. Dalam penelitian ini didapatkan hasil Variabel waste yang paling berpengaruh di dalam proyek gedung kampus X adalah Inappropriate processing (proses yang tidak tepat) dengan 36 poin yaitu 18% dari total keseluruhan. Lean Construction pada proyek gedung kampus X dengan menggunakan lean construction tools yang sudah diterapkan dan dikembangkan di dalam proyek adalah last planner system yang meliputi master schedule, phase schedule, six week look ahead, weekly work plan, daily plan dan percent plan complete. Selain tools tersebut, di dalam proyek juga melaksanakan beberapa tools lain seperti Daily Huddle Meetings, First-run Studies, 5S Process (Visual Work Place), dan Fail-safe for Quality and Safety. Sedangkan, tools yang tidak dilaksanakan adalah Increased Visualization.

References

Adlin, R. A. (2016). Analisa Waste Material Konstruksi dengan Aplikasi Metode Lean Construction (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Showroom Auto 2000). Universitas Sumatera Utara Medan.

AlSehaimi, A. O., Tzortzopoulos, P. and Koskela, L. (2009) Last planner system: experiences from pilot implementation in the middle east. In: Proceedings of IGLC 17: 17th Annual Conference of the International Group for Lean Construction. Chien-Ho Ko. ISBN 9789574165308

Archia, I. (2013). Penerapan Metode Lean Construction dan Penjadwalan Critical Chain Project Management Dalam Pembangunan Proyek Konstruksi Gedung Universitas Widya Mandala (UWM) Surabaya Studi Kasus : PT.PP (Persero) .Tbk). Institut Teknologi Sepuluh November.

Arifin, A., & Ghuzdewan, T. A. (2017). Eksplorasi Penggunaan LPS (Last Planner System) untuk monitoring dan evaluasi progress pekerjaan proyek konstruksi. Universitas Gajah Mada.

Herliandre, A., & Suryani, F. (2018). Penerapan Konstruksi Ramping (Lean Construction) pada Pembangunan Gedung di Bintaro. Jurnal IKRA-ITH Teknologi, 2(7), 34–41.

Karim, M. B. (2013). Perencanaan dan Pengendalian Proyek Konstruksi menggunakan Critical Chain Project Management dan Lean Construction Untuk Meminimasi Waste (Studi Kasus : Pembangunan Gedung BPPKB Tahap 2). In Journal of Chemical Information and Modeling (Vol. 53, Nomor 9). Institut Teknologi Sepuluh November.

Kololu, W., & Camerling, B. J. (2017). Tinjauan Penggunaan Metode Lean Construction Pada Proyek Konstruksi (Studi kasus Pada Pesona Alam Estate). Arika, 11(2), 109–118. https://doi.org/10.30598/arika.2017.11.2.109

Koskela, L. (2000). An exploration towards a production theory and its application to construction. VTT Technical Research Centre of Finland.

Mudzakir, A. C., Setiawan, A., Wibowo, M. A., & Khasani, R. R. (2017). Evaluasi Waste Dan Implementasi Lean Construction (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Serbaguna Taruna Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang). Jurnal Karya Teknik Sipil, 6(2), 145–158. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jkts/article/view/16261

Nursin, A., Fitria, & Sari, T. W. (2020). Last Planner System Pada Proyek Rumah Susun Transit Oriented Development. Seminar Nasional Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta, Prosiding Online 2020, 816–825.

Nursin, A., Latief, Y., & Abidin, I. (2014). Pertumbuhan Barang Sisa Konstruksi (Construction Waste) Di Indonesia. Politeknologi, 13(1), 1–6.

Patel, A. (2011). The Last Planner System For Reliable Project Delivery. University Of Texas.

Rupianto, D. (2020). Peningkatan Produktivitas Pekerjaan Kolom Slipform dengan Metoe Last Planner pada Proyek Jakarta International Stadium (JIS). Universitas Gajah Mada.

Salem, O., Solomon, J., Genaidy, A., & Luegring, M. (2005). Site implementation and assessment of lean construction techniques. Lean Construction Journal, 2(2), 1–21.

Surbakti, A. A., & Harefa, M. B. (2021). Kajian Lean Construction Pada Proyek Pembangunan Jaringan Irigasi Sidilanitano Kabupaten Tapanuli Utara. Juitech, 5(1).

Tamallo, M. G., & Nursin, A. (2020). Evaluasi Non-Physical Waste Dengan Lean Construction Pada Proyek Gedung Sanggala. PROKONS : Jurusan Teknik Sipil, 14(2), 12. https://doi.org/10.33795/prokons.v14i2.294

Wardana, R. A., & Ciptomulyono, U. (2012). Analisis Lean Construction Dan Resiko Pada Proyek Pembangunan Marine Loading Arm (MLA) Di Pt. Pertamina (Persero) Engineering Services Region III Jatim Balinus. Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XVI, 1–8.

Womack, J.P., Jones, D.T., & Roos, D. (2008). The Machine That Changed The World. New York: Simon and Schuster Inc.

Published
2021-12-31
How to Cite
Susanti, A., & S, S. (2021). Evaluasi Waste dan Implementasi Lean Construction Proyek Gedung Kampus X. JURNAL RIVET, 1(02), 65-72. https://doi.org/10.47233/rivet.v1i02.331