ANALISIS PENGARUH PEMBANGUNAN BENDUNGAN TAPIN TERHADAP DEBIT BANJIR DI HILIR SUNGAI TAPIN KABUPATEN TAPIN

  • muhammad azmie Universitas Lambung Mangkurat
  • Noordiah Helda Universitas Lambung Mangkurat
Keywords: Debit banjir; Tinggi muka air; Bendungan Tapin

Abstract

Provinsi Kalimantan Selatan memiliki kerawanan banjir yang cukup tinggi salah satunya pada Kabupaten Tapin. Penyebab banjir yang utama adalah curah hujan yang tinggi dan banjir kiriman. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya banjir adalah dengan membuat rekayasa bangunan air seperti bendungan yang berfungsi untuk menampung air sungai sehingga pada musim hujan dapat menampung kelebihan air agar tidak menyebabkan banjir. Bendungan Tapin dibangun untuk keperluan pencegahan banjir, irigasi, memenuhi kebutuhan air baku, perikanan, pariwisata dan sebagai sumber pembangkit listrik.

Metode penelitian yang digunakan mulai dari tahap persiapan dan mempelajari perhitungan analisis frekuensi, hidrograf satuan sintetik Nakayasu dan penelusuran banjir untuk analisis hidrologi dan software HEC-RAS untuk analisis hidrolika yang akan digunakan. Data yang diperlukan adalah data primer berupa data penampang sungai dan data sekunder berupa data curah hujan dan data teknis bendungan.

Hasil analisis menunjukkan debit banjir yang terjadi sebelum adanya bendungan Tapin untuk kala ulang 25, 50 dan 100 tahun adalah sebesar 234,241 m3/det,  249,214 m3/det dan 262,195 m3/det. Pada penelusuran banjir dilakukan dengan 2 kondisi yaitu tinggi muka air normal dan tinggi muka air banjir dengan kala ulang yang sama secara berurutan debit outflow yang dihasilkan pada kondisi tinggi muka air normal adalah sebesar 106,178 m3/det, 116,287 m3/det dan 125,051 m3/det dan debit banjir yang dapat tereduksi sebesar 54,671%, 53,338% dan 52,306%. Sedangkan pada kondisi tinggi muka air banjir debit outflow yang dihasilkan adalah sebesar 180,634 m3/det, 190,149 m3/det dan 198,399 m3/det dan debit banjir yang dapat tereduksi sebesar 22,886%, 23,7% dan 24,331%.

Author Biography

Noordiah Helda, Universitas Lambung Mangkurat

Sumber Daya Air

References

Badan Standarisasi Nasional. (2016). SNI 2415-2016. Tata Cara Perhitungan Debit Banjir Rencana. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

Chow, M., & Mays. (1988). Applied Hydrology. McGraw-Hill Book Company.

Chow, V. T. (1988). Hidraulika Saluran Terbuka. Jakarta: Erlangga.

Ginting, S. H. (2014). Analisis Profil Muka Air Sungai Dengan HEC-RAS. Bandung: Balai Hidrologi dan Tata Air Pusat Litbang Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum Bandung.

Gunawan, G. (2018). Model Peramalan Banjir Air Bengkulu Menggunakan Aplikasi Hec-Ras dan Sistem Informasi Geografis. Seminar Nasional Inovasi, Teknologi dan Aplikasi (SeNITiA) Universitas Bengkulu, Bengkulu. pp. 238-242. http://senitia.ft.unib.ac.id/wp-content/uploads/2019/01/2018f-1-42-Gusta-Gunawan.pdf

Harto, S. (1993). Analisis Hidrologi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kamiana, I. M. (2011). Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Lahamendu, V. C., Hendratta, L. A., & Jansen, T. (2019). Analisis Pengaruh Pembangunan Waduk Kuwil-Kawangkoan Terhadap Debit Banjir di Hilir Sungai Tondano. Jurnal Sipil Statik (Universitas Sam Ratulangi Manado), 7(5), pp. 491-504. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jss/article/view/23398

Limantara, L. M. (2010). Hidrologi Praktis. Bandung: CV Lubuk Agung.

Natakusumah, D. K. (2009). Prosedur Umum Penentuan Hidrograf Satuan Sintetis Untuk Perhitungan Hidrograph Banjir Rencana. Institut Teknologi Bandung.

Novitasari, N. (2012). Kajian Pengelolaan Sumberdaya Air (Studi Kasus Hulu Das Martapura Sub Das Riam Kanan). Jurnal Info Teknik, 13(1), pp. 39-49. https://media.neliti.com/media/publications/70528-ID-kajian-pengelolaan-sumberdaya-air-studi.pdf

Prabowo, E. (2018). Studi Pengendalian Banjir di Kota Barabai Terkait Rencana Pembangunan Bendungan Pancur Hanau di Sungai Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Jurnal Teknologi Berkelanjutan (Sustainable Technology Journal), 7(1) pp. 43-51. http://jtb.ulm.ac.id/index.php/JTB/article/view/114

Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi. (2017). Pelatihan Perencanaan Bendungan Tingkat Dasar. Bandung: Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Air dan Konstruksi

Qariatullailiyah, Q. (2015). Analisa Pengaruh Tampungan Terhadap Pengendalian Banjir Dan Penyediaan Air Baku Pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Kemuning – Sampang. Tesis. Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut teknologi Sepuluh Nopember Surabaya. https://repository.its.ac.id/62825/3/3113205008-Master_Theses.pdf

Soemarto, C.D. (1987). Hidrologi Teknik. Surabaya: Usaha Nasional

Soewarno. (2000). Hidrologi Operasional Jilid Kesatu. Bandung: PT. Aditya Bakti.

Sosrodarsono, S. (1980). Hidrologi Untuk Pengairan. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Suadnya, D. P., Sumarauw, J. S. F., & Mananoma, T. (2017). Analisis Debit Banjir dan Tinggi Muka Air Banjir Sungai Sario di Titik Kawasan Citraland. Jurnal Sipil Statik Universitas Sam Ratulangi Manado, 5(3), pp.143-150. https://media.neliti.com/media/publications/139870-ID-analisis-debit-banjir-dan-tinggi-muka-ai.pdf

Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta: ANDI Offset.

Triatmodjo, B. (2008). Hidrologi Terapan. Yogyakarta: Beta Offset.

Utama, L., & Naumar, A. (2015). Kajian Kerentanan Kawasan Berpotensi Banjir Bandang Dan Mitigasi Bencana Pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Kuranji Kota Padang. Jurnal Rekayasa Sipil Universitas Brawijaya Malang, 9(1), pp. 21-28. https://rekayasasipil.ub.ac.id/index.php/rs/article/view/294

Wahyuni, E., Shofa, K. A., Hidayat, M. Q., & Darsono, S. (2012). Perencanaan Bendungan Manonjaya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. https://media.neliti.com/media/publications/137417-ID-perencanaan-bendungan-manonjaya-kabupate.pdf

Wigati, R. (2018). Hidrologi. Cilegon: Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Wilson, E. M. (1993). Hidrologi Teknik Edisi 4. Bandung: ITB.

Published
2021-06-28
How to Cite
azmie, muhammad, & Helda, N. (2021). ANALISIS PENGARUH PEMBANGUNAN BENDUNGAN TAPIN TERHADAP DEBIT BANJIR DI HILIR SUNGAI TAPIN KABUPATEN TAPIN. JURNAL RIVET, 1(01), 40-47. Retrieved from https://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/227
Section
Articles