Edukasi Pengolahan Sampah menjadi Bahan Nilai Guna pada Kelompok Masyarakat di Komunitas Masyarakat KPS Pelangi
Abstract
Pencemaran sampah yang mencemari sungai menjadi masalah serius di Kelurahan Pengambiran akibat penumpukan dan pengelolaan sampah yang buruk. Program pengabdian ini bertujuan memberdayakan Kelompok Peduli Sungai (KPS) Pelangi melalui pelatihan, workshop, dan pendampingan agar mampu mengelola sampah menjadi produk berguna dan bernilai ekonomi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah secara efektif dan berkelanjutan. Hasil yang diharapkan meliputi tersusunnya rencana pengelolaan sampah, peningkatan kesadaran lingkungan, serta terciptanya produk kreatif dari limbah organik dan anorganik. Selain mengurangi pencemaran sungai, program ini juga bertujuan menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan memberi dampak positif terhadap lingkungan dan sosial ekonomi serta menjadi model pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan sampah yang inovatif dan berkelanjutan.
Kata kunci: Sampah, pencemaran, lingkungan, organik, anorganik
References
Adiwijaya, A. S., & Nurcahyo, D. (2018). Pemanfaatan limbah rumah tangga anorganik menjadi produk kerajinan bernilai jual. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Aptekmas, 1(2), 77-83.
Indriani, S., Yulistiawati, S., & Hartati, D. (2022). Peran komunitas dalam pengelolaan sampah berbasis 3R untuk mengurangi pencemaran lingkungan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 6(1), 105-112.
Lestari, R. T., Purnomo, A., & Wibowo, R. A. (2021). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan kompos dari sampah organik rumah tangga. Jurnal Abdimas Mandiri, 5(2), 112-119.
Putra, A. R., & Handayani, D. (2020). Analisis faktor-faktor penyebab pencemaran sungai di perkotaan dan upaya penanggulangannya. Jurnal Ilmu Lingkungan, 18(1), 103-112.
Sukmawati, D., & Utomo, D. H. (2019). Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah melalui edukasi dan partisipasi aktif. Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 134-142.
Copyright (c) 2025 Mutiara Yetrina, Rina Sepriana, Susriyati Susriyati, Beni Harma, Maidawati Maidawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under an Attribution 4.0 International (CC BY 4.0) that allows others to share � copy and redistribute the material in any medium or format and adapt � remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
















