Pengaruh Fraud Pentagon Terhadap Fraudulent Financial Reporting

  • Janice Putri Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie
  • Prima Apriwenni Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie
Keywords: peer support, emotional intelligence, career maturity, dukungan teman sebaya, kecerdasan emosional, kematangan karir

Abstract

Fraudulent financial reporting is an act of fraud by intentionally conduct misstatement(s) of financial statements in order to deceive its users. As one of the goals of the state-owned enterprises (SOE) is to make profits, sometimes the management is motivated to performs fraudulent financial reporting to achieve this goal. This study was conducted to determine the influence of financial target, ineffective monitoring, quality of external auditor, change of auditor, change of directors and frequent number of CEO’s picture in the annual report on fraudulent financial reporting in SOEs. The object of this study were 20 SOEs listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2017-2019 period. The results of the wald test showed that the significance value of the financial target which proxied by ROA, ineffective monitoring, quality of external auditor, change of auditor, change of directors, and frequent number of CEO’s picture were all above the significant value of 0.05. Hence, the conclusion of this study is that financial target, ineffective monitoring, quality of external auditor, change of auditors, change of directors and frequent number of CEO’s picture have no influence on fraudulent financial reporting.

 ABSTRAK

Fraudulent financial reporting adalah suatu tindak kecurangan yang sengaja dilakukan melalui salah saji dalam laporan keuangan, dengan maksud untuk menipu penggunanya. Salah satu tujuan dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara adalah untuk memperoleh laba. Untuk mencapai laba tersebut manajemen dapat termotivasi untuk melakukan tindak kecurangan dalam pelaporan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh dari target finansial, efektivitas pengawasan, kualitas eksternal auditor, pergantian auditor, pergantian direksi, dan banyaknya foto pimpinan dalam laporan tahunan terhadap fraudulent financial reporting di perusahaan BUMN. Obyek penelitian ini adalah 20 perusahaan BUMN yang tercatat di Bursa Efek Indonesia periode 2017-2019. Hasil dari wald test menunjukkan bahwa nilai signifikansi atas target finansial yang diproksikan oleh ROA, efektivitas pengawasan, kualitas eksternal auditor, pergantian auditor, pergantian direksi dan banyaknya foto pimpinan seluruhnya masih diatas nilai signifikasi 0,05. Kesimpulan yang diperoleh melalui penelitian ini yaitu bahwa target finansial, efektivitas pengawasan, kualitas eksternal auditor, pergantian auditor, pergantian direksi, dan banyaknya foto pimpinan dalam laporan tahunan tidak memengaruhi terjadinya fraudulent financial reporting.

References

Agusputri, H., & Sofie, S. (2019). Faktor - Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Fraudulent Financial Reporting Dengan Menggunakan Analisis Fraud Pentagon. Jurnal Informasi, Perpajakan, Akuntansi, Dan Keuangan Publik, 14(2), 105. https://doi.org/10.25105/jipak.v14i2.5049

Albrecht, W. S., Albrecht, C. O., Albrecht, C. C., & Zimbelman, M. F. (2012). Fraud Examination (4th ed.). South-Western Cengage Learning.

Apriliana, S., & Agustina, L. (2017). The Analysis of Fraudulent Financial Reporting Determinant through Fraud Pentagon Approach. Jurnal Dinamika Akuntansi, 9(2), 154–165. https://doi.org/10.15294/jda.v7i1.4036

Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). (2020). Report To the Nations 2018 Global Study on Occupational Fraud and Abuse.

Bawekes, H. F., Simanjuntak, A. M., & Daat, S. C. (2018). Pengujian Teori Fraud Pentagon Terhadap Fraudulent Financial Reporting (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015). Jurnal Akuntansi & Keuangan Daerah, 13(1), 114–134.

Devy, K. L. S., Wahyuni, M. A., & Sulidawati, N. L. G. (2017). Pengaruh frequent number of ceo’s picture, pergantian direksi perusahaan dan external pressure dalam mendeteksi fraudulent financial reporting (studi empiris pada perusahaan farmasi yang listing di bei periode 2012-2016). E-Journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 8(2), 1–12.

Fuad, K., Lestari, A. B., & Handayani, R. T. (2020). Fraud Pentagon as a Measurement Tool for Detecting Financial Statements Fraud. 115(Insyma), 85–88. https://doi.org/10.2991/aebmr.k.200127.017

Gitman, L. ., & Zutter, C. . (2015). Principles of Managerial Finance 14th EditionGitman, L. ., & Zutter, C. . (2015). Principles of Managerial Finance 14th Edition.

Hermawan, A., & Novita, N. (2021). The Effect of Governance, Risk Management, and Compliance on Efforts to Minimize Potential Fraud Based on the Fraud Pentagon Concept. Asia Pacific Fraud Journal, 6(1), 82. https://doi.org/10.21532/apfjournal.v6i1.196

Horwarth, C. (2010). IIA Practice Guide: Fraud and Internal Audit. Western Regional Conference, pp. 1–49.

Otoritas Jasa Keuangan. (2014). Peraturaan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 33/POJK.04/2014 Tentang Direksi dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan Publik. Retrieved from https://www.ojk.go.id/id/regulasi/Documents/Pages/POJK-tentang-Direksi-dan-Dewan--Komisaris-Emiten-atau-Perusahaan-Publik/POJK 33. Direksi dan Dewan Komisaris Emiten Atau Perusahaan Publik.pdf

Rahayuningsih, B., & Sukirman. (2021). Determinan Fraudulent Financial Statement Dalam Perspektif Fraud Pentagon Theory. Jurnal Akuntansi Bisnis, 19(2), 162–182.

Saputra, M. A. R., & Kusumaningrum, N. D. (2017). Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Fraudulent Financial Reporting Dengan Perspektif Fraud Pentagon Pada Perusahaan Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015. JURNAL AKUNTANSI DAN KEUANGAN, 22(2), 121–134.

Sari, P. S. A., & Primasari, N. S. (2020). Pendeteksian Fraudulent Financial Statement Melalui Analisis Fraud Pentagon Theory dengan Manajemen Laba sebagai Variabel Moderasi. National Conference for Ummah.

Sasongko, N., & Wijayantika, S. F. (2019). Faktor Resiko Fraud Terhadap Pelaksanaan Fraudulent Financial Reporting (Berdasarkan Pendekatan Crown’s Fraud Pentagon Theory). Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 4(1), 67–76. Retrieved from http://journals.ums.ac.id/index.php/reaksi/index

Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business (7th ed.). https://doi.org/10.1007/978-94-007-0753-5_102084

Septriyani, Y., & Handayani, D. (2018). Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Analisis Fraud Pentagon. Jurnal Akuntansi, Keuangan Dan Bisnis, 11(1), 11–23. Retrieved from http://jurnal.pcr.ac.id

Setiawati, E., & Baningrum, R. M. (2018). Deteksi Fraudulent Financial Reporting Menggunakan Analisis Fraud Pentagon : Studi Kasus Pada Perusahaan Manufaktur Yang Listed Di BEI Tahun 2014-2016 Riset Akuntansi dan Keuangan Indonesia , 3 ( 2 ), 2018. Riset Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 3(1953), 91–106.

Ulfah, M., Nuraina, E., & Wijaya, A. L. (2017). Pengaruh Fraud Pentagon Dalam Mendeteksi Fraudulent Financial Reporting (Studi Empiris Pada Perbankan Di Indonesia Yang Terdaftar Di Bei. Forum Ilmiah Pendidikan Akuntansi, Vol 5 No.(1), 1–19.

Warsidi, Pramuka, B. A., & Suhartinah. (2018). Determinant Financial Statement Fraud: Perspective Theory of Fraud Diamond (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Perbankan di Indonesia Tahun 2011-2015). Jurnal Ekonomi, Bisnis, Dan Akuntansi (JEBA), 20(3), 1–19.

Wolfe, D. T., & Hermanson, D. R. (2004). The FWolfe, D. T. and Hermanson, D. R. (2004) ‘The Fraud Diamond : Considering the Four Elements of Fraud: Certified Public Accountant’, The CPA Journal, 74(12), pp. 38–42. doi: DOI:raud Diamond : Considering the Four ElemWolfe, D. T. and Hermanson, D. R. The CPA Journal, 74(12), 38–42

Published
2022-07-31