Renovasi Rumah Adat (Sa`o Adha) terhadap Hukum Adat Dalam Kehidupan Masyarakat Adat di Desa Were 1 Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada

  • Hendrikus Haipon Universitas Flores
Keywords: Limitation, Movement Right, Covid-19, Nilai-nilai adat harus di pertahankan oleh masyarakat adat

Abstract

In the current era of globalization, the values ​​of local wisdom are increasingly threatened with extinction due to technological advances that affect the mindset of indigenous peoples so that many changes occur, these changes can be seen from the lifestyle of the indigenous people and the habits of the people in the village of Were 1, Golewa District, Ngada Regency. Renovation of traditional houses (Sa`o Adha) that are not in accordance with ancestral heritage can have a negative impact on the lives of indigenous peoples. This bad impact is known as Sa`i, which is a form of sanction from the ancestors against any behavior of indigenous peoples that is not valued – traditional values. The process of repairing/renovating traditional houses that exist for indigenous peoples in the village of Were 1 must go through step by step, namely as follows: Zepa Kolo, Ka kolo, Pogo Kaju. Gebhe pu'u kaju, Pagho kaju, Tore ngani, Remi ngani sa,o, Koe tere tube sa,o, Teki oka pate, Tau gubu sa,o, Gela nio, Ka so,o.

Abstrak

Di era globalisasi saat ini nilai - nilai kearifan lokal semakin terancam punah dikarenakan oleh adanya kemajuan teknologi yang mempengaruhi pola pikir masyarakat adat  sehingga menimbulakan  banyak perubahan  yang terjadi, perubahan tersebut dapat dilihat dari pola hidup masyarakat adat kebiasaan masyarakat di desa Were 1 Kecamatan Golewa Kabupaten Ngada, Renovasi Rumah adat (Sa`o Adha)  yang tidak sesuai dengan warisan nenek moyang dapat memberikan dampak buruk bagi  kehidupan masyarakat adat dampak buruk tersbut  dikenal dengan istilah Sa`i merupakan bentuk sanksi dari nenek moyang terhadap setiap perilaku msyarakat adat yang yang tidak nilai – nilai adat istiadat. Proses perbaikan/renovesi rumah adat yang ada masyarakat adat di desa were 1 harus melalui tahap demi tahap yaitu sebagai berikut: Zepa Kolo, Ka kolo, Pogo Kaju. Gebhe pu’u kaju, Pagho kaju, Tore ngani, Remi ngani sa,o, Koe tere tube sa,o, Teki oka pate, Tau gubu sa,o, Gela nio, Ka so,o.




Published
2022-07-26