JURNAL RIVET http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT <p>Jurnal RIVET&nbsp;(Riset dan Invensi Teknologi) merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang diterbitkan Program Studi Teknik Sipil Universitas Dharma Andalas yang terbit 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Rekayasa Struktur, Rekayasa dan Manajemen Konstruksi, Rekayasa Sumber Daya Air, Rekayasa Transportasi, Rekayasa Geoteknik dan Rekayasa Lingkungan serta Kesehatan dan Keselamatan Kerja.<strong><br> </strong></p> en-US bay.irawan@unidha.ac.id (Bayu Budi Irawan) Fri, 31 Dec 2021 00:00:00 +0000 OJS 3.1.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Evaluasi Waste dan Implementasi Lean Construction Proyek Gedung Kampus X http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/331 <p><em>Pelaksanaan proyek pembangunan gedung akan menimbulkan waste yang bisa memberikan dampak untuk proyek yang sedang berjalan. Waste merupakan kegiatan yang tidak memberikan nilai tambah baik kepada customer maupun owner. Salah satu upaya untuk meminimalisir dampak dari waste waktu adalah perlu meminimalkan pemborosan dan meningkatkan value (nilai) seperti prinsip Lean Construction (konstruksi ramping). Analisis dilakukan untuk mengevaluasi variabel dan faktor penyebab waste paling berpengaruh dan implementasi dari Lean Construction tools. Teknik analisis data dilakukan menggunakan kuesioner selanjutnya di analisis dengan metode borda dan wawancara dengan narasumber untuk implementasi Lean Construction. Dalam penelitian ini didapatkan hasil Variabel waste yang paling berpengaruh di dalam proyek gedung kampus X adalah Inappropriate processing (proses yang tidak tepat) dengan 36 poin yaitu 18% dari total keseluruhan. Lean Construction pada proyek gedung kampus X dengan menggunakan lean construction tools yang sudah diterapkan dan dikembangkan di dalam proyek adalah last planner system yang meliputi master schedule, phase schedule, six week look ahead, weekly work plan, daily plan dan percent plan complete. Selain tools tersebut, di dalam proyek juga melaksanakan beberapa tools lain seperti Daily Huddle Meetings, First-run Studies, 5S Process (Visual Work Place), dan Fail-safe for Quality and Safety. Sedangkan, tools yang tidak dilaksanakan adalah Increased Visualization</em>.</p> Ajeng Renita Susanti, Suripto S ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/331 Fri, 31 Dec 2021 00:00:00 +0000 ANALISA DAYA DUKUNG PONDASI BORED PILE PADA GEDUNG KANTOR SATPOL PP KOTA BUKITTINGGI http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/337 <p>Pondasi tiang atau disebut juga pondasi dalam berfungsi untuk memikul dan menahan beban yang bekerja diatasnya yaitu beban konstruksi atas kelapisan tanah yang keras. Dalam perencanaan pondasi tiang harus dilakukan dengan teliti dan keamanan yang diterutamakan, termasuk mendukung beban maksimum yang mungkin terjadi. Tujuan dari studi ini untuk menghitung daya dukung pondasi <em>Bored Pile </em>dari data sondir memakai metode <em>mayerhoff</em>, menentukan ukuran dimensi pondasi <em>bored pile</em>, menentukan jumlah pondasi group yang memikul, dan metode pangumpulan data dengan metode observasi, pengambilan data dari kontraktor dan pengawas pelaksana dan melakukan studi keperpustakaan. Hasil dari perhitungan daya dukung pondasi <em>Bored Pile </em>sudah termasuk kategori aman dengan total sebesar 107,374 ton dan total daya dukung ijin sebesar 56,78 ton pada kedalaman 6,8 meter di satu titik, hasil analisis dimensi <em>Bored Pile</em>&nbsp;yang direncanakan berdiameter 40cm dengan &nbsp;titik sebanyak 41 perletakan dengan pondasi &nbsp;6 tipe yaitu P1 terdapat 19 tiang, P2 terdapat 10 tiang, P3 terdapat 8 tiang, P4 terdapat 1 tiang, P5 terdapat 2 tiang, dan P6 terdapat 1 tiang, dan berdasarkan hasil analisis perhitungan jumlah jenis pondasi pile group sebanyak 6 jenis dengan jumlah tiang yang berbeda yaitu P1 menggunakan 1 tiang, P2 menggunakan 2 tiang, P3 menggunakan 3 tiang, P4 menggunakan 4 tiang, P5 menggunakan 5 tiang, dan P6 menggunakan 1 tiang</p> Nadra Arsyad; Rita Nasmira Yanti, Hidayatul Akbar ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/337 Fri, 31 Dec 2021 00:00:00 +0000 PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH PLASTIK TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN ASPAL AC-WC http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/350 <p>Untuk mengurangi jumlah kebutuhan aspal sebagai bahan dasar, maka dicari bahan tambahan contohnya menggunakan plastik. Bahan yang digunakan adalah limbah plastik jenis LDPE (<em>Low Density Polyethylene).</em> Plastik LDPE memiliki sifat mudah diproses, kuat, fleksibel, kedap air, tembus cahaya dan melunak pada suhu 70 ĚŠ C. Campuran aspal menggunakan plastik ini akan di uji di labolatorium untuk mencari nilai-nilai campuran beraspal panas dengan metode Marshall Tes. Pada penelitian ini dicoba dengan variasi persentase plastik yaitu 0%, 3%, 6%, 9%, 12%, dan 20% dari berat aspal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar optimum aspal AC-WC, kadar optimum aspal plastik dan perbedaan hasil uji marshall antara aspal biasa dengan aspal plastik. Nilai KAO pada aspal AC-WC didapatkan sebesar 6,125 % dan nilai KAO untuk aspal plastik didapatkan sebesar 7,45 %. Pada nilai density,Flow, dan VFB didapatkan aspal tanpa plastik lebih besar dibandingkan yang menggunakan plastik. Sedangkan nilai stabilitas, VIM, VMA, dan MQ aspal tanpa plastik lebih kecil dibandingkan yang menggunakan plastik.</p> amelia wijayanti; Iphan Fitrian Radam ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/350 Mon, 24 Jan 2022 17:45:15 +0000 Analisis Manajemen Risiko Terhadap Aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Pembangunan Daerah Irigasi (Lanjutan) di Tarusan Pada Titik P-52 Dan P-92 http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/365 <p>Dalam pelaksanaan proyek konstruksi selalau ada potensi bahaya atau Risiko yang dapat menyebabkan kerugian. Setiap tempat kerja selalu memiliki Risiko kecelakan kerja yang dapat menggangu aktivitas pekerjaan dalam sebuah proyek. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja yang dapat mengganggu aktivitas pekerjaan dalam sebuah proyek. Oleh karena itu diperlukan suatu manajemen agar dapat mengatur jalannya proyek dengan baik, termasuk pula manajemen Risiko K3 (Kesehatan dan Keselamat Kerja). Tujuan dan sasaran manajemen risiko K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) adalah terciptanya system K3 (Kesehatan dan Keselamtan kerja) di tempat kerja melibatkan segala pihak sehingga dapat mencegah dan mengurangi kecelakaan dan penyakit akibat kerja dan terciptanya tempat kerja yang aman, efisien, dan produktif.</p> <p>Penelitian ini akan dilakukan identifikasi risiko K3, penilaian risiko K3, serta strategi pengendalian terhadap risiko K3 pada pekerjaan Pembangunan daerah irigasi (lanjutan).</p> <p>Dari hasil penelitian teridentifikasi 45 potensi risiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi. Berdasarkan penilaian terhadapa Risiko K3 diketahui level masing-masing risiko yaitu terdapat 45 risiko tergolong <em>Medium Risk </em>dan dari 47 mengidentifikasi risiko terdapat 2 tergolong <em>Low Risk. </em>Pada penelitian ini perlu dilakukan penanganan yaitu dengan memberikan pengendalian risiko berupa penerapan K3 dilapangan meliputi penggunaan APD, rambu-rambu peringatan dan standarisasi pengaman pada saat bekerja di lapangan.</p> Wendi Boy, Rodiah Tulhijah M, Ridho Aidil Fitrah ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/365 Wed, 26 Jan 2022 04:20:03 +0000 PENGARUH PENAMBAHAN BAHAN ADITIVE ANTI STRIPPING TERHADAP KINERJA CAMPURAN ASPAL http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/351 <p>Anti Stripping Agent adalah aditif yang dapat merubah sifat aspal dan agregat serta meningkatkan daya lekat sehingga memperpanjang umur rencana, mengurangi efek negatif dari air dan kelembaban. Hal ini akan mengurangi terjadinya pelepasan butiran pada aspal. Penelitian dilakukan di laboratorium. Dibuat benda uji untuk pengujian Marshall. Tujian penelitian adalah mengetahui nilai optimum penggunaan Anti Stripping Agent jenis T-MEN L300A dengan kadar 0%, 0,3%, 0,5%, 0,7%, 0,9%, dan 2%. Hasil penelitian dengan Anti Stripping Agent didapat nilai optimum sebesar 0,45%. Berdasarkan analisis didapat bahwa aditif memepengaruhi nilai VIM dan flow. Batas penggunaan maksimal aditif sebesar 0,9% yang memenuhi Spesifikasi Umum Bina Marga 2018.</p> Refanti Angelia Simanjuntak, Iphan Fitrian Radam ##submission.copyrightStatement## http://creativecommons.org/licenses/by/4.0 http://jurnal.unidha.ac.id/index.php/RIVT/article/view/351 Fri, 31 Dec 2021 00:00:00 +0000