Pengaruh Inflasi, Suku Bunga Bi 7-Day (Reverse) Repo Rate dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (Studi Pada Bursa Efek Indonesia Periode Agustus 2016–Desember 2018)

Main Article Content

Tiara Novana
Sari Octavera

Abstract

This study aims to determine the Influence of Inflation, the 7-Day (Reverse) Repo Rate and the Rupiah Exchange Rate against the Composite Stock Price Index(Study on the Indonesia Stock Exchange for the Period of August 2016 - December 2018). The independent variables in this research are inflation(X1), interest rate (X2), and rupiah exchange rate(X3) and dependent variable are Indonesia Composite Index(ICI)(Y). The population used in this study is the entire Stock Price Index listed on the IDX seen from the IHSG for the period August 2016 to December 2018, with observational data for 29 months. The sampling technique used is the saturated sample method. The analytical method used in this study is the method of multiple linear regression analysis conducted with SPSS Vesrsi 25. This study uses monthly data for the period August 2016 - December 2018 on each research variable. The results of this study indicate that the Inflation variable (X1) does not affect the CSPI, the variable 7-Day (Reverse) Repo Rate BI Rate (X2) has a significant negative effect on the JCI. and the Rupiah Exchange Rate (X3) variable has a significant positive effect on the JCI. From the results of the study it is known that the adjusted R2 value of 39.7% means that 39.7% of the JCI is influenced by inflation, the 7-Day (Reverse) Repo Rate and the Rupiah Exchange Rate, while the remaining 60.3% of the JCI is influenced by factors other factors not included in this study.


 


 


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Inflasi, Suku Bungan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (Studi Pada Bursa Efek Indonesia Periode Agustus 2016 – Desember 2018).  Variabel independen dalam penelitian ini adalah Inflasi (X1), Suku Bunga (X2), dan Nilai Tukar Rupiah (X3) dan variabel dependen adalah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (Y). Populasi yang digunakan dalam penelitia ini adalah keseluruhan Indeks Harga Saham yang terdaftar di BEI yang dilihat dari IHSG periode Agustus 2016 sampai dengan Desember 2018, dengan data pengamatan selama 29 bulan. Teknik penarikan sampel yang digunakan yaitu metode sampel jenuh. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis regresi linear berganda yang dilakukan dengan SPSS Vesrsi 25. Penelitian ini menggunakan data bulanan periode Agustus 2016 – Desember 2018 pada setiap variabel penelitian.


           Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel Inflasi (X1) tidak berpengaruh terhadap IHSG, variabel Suku Bungan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate (X2) berpengaruh negatif signifikan terhadap IHSG. dan variabel Nilai Tukar Rupiah (X3) memiliki pengaruh positif signifikan terhadap IHSG. Dari hasil penelitian diketahui nilai Adjusted R2sebesar 39,7% artinya, bahwa 39,7% IHSG dipengaruhi oleh Inflasi, Suku Bunga Bi 7-Day (Reverse) Repo Rate dan Nilai Tukar Rupiah, sedangkan sisanya 60,3% IHSG dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diikutsertakan dalam penelitian ini.


 

Article Details

Section
Articles

References

Anoraga, & Pakarti. (2008). Pengantar Pasar Modal. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Astuti, R., Apriatni, E. P., & Susanta, H. (2013). Analisis Pengaruh Tingkat Suku Bunga (SBI), Nilai Tukar (KURS) Rupiah, Inflasi, dan Indeks Bursa Internasional Terhadap IHSG (Studi pada IHSG di BEI Periode 2008-2012). Diponegoro Journal of Social and Politic of Science.
Astuti, R., Lapian, J., & Rate, P. Van. (2016). Pengaruh Faktor Makro Ekonomi Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Periode 2006-2015. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16(2).
Fahmi, & Hadi. (2011). Teori Portofolio dan Analisis Investasi (2nd ed.). Bandung: Alfabeta.
Ghozali, I. (2013). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS (Edisi 7). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gujarat, & Porter. (2009). Dasar-Dasar Ekonometrika. Jakarta: Salemba Empat.
Gujarati, D.N. (2012). Dasar-Dasar Ekonometrika, Terjemahan Magungsong.R.C (5th ed.). Jakarta: Salemba Empat.
Harianto, F., & Sudomo, S. (2011). Analisis Laporan Keuangan Menengah. Jakarta: BT BEJ.
Harsono, A. R., & Saparila Worokinasih. (2018). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (Studi pada Bursa Efek Indonesia Periode 2013-2017). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 60(2).
Hismendi, Hamzah, A., & Musnadi, S. (2013). Analisis pengaruh nilai tukar, sbi, inflasi dan pertumbuhan gdp terhadap pergerakan indeks harga saham gabungan di bursa efek indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi, 1(2).
https://ardra.biz/ekonomi/ekonomi-makro/teori-inflasi.
https://dosen.perbanas.id
https://imamsetiyantoro-wordpress-com.cdn.
https://m-liputan6-com.cdn.
https://m-tribunnews-com.
Jayanti, Y., Darminto, & Sudjana, N. (2014). Pengaruh Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga SBI, Nilai Tukar Rupiah, Indeks Dow Jones, dan Indeks KLSE Terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Studi pada Bursa Efek Indonesia Periode Januari 2010-Desember 2013. Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 11(1).
Jogiyanto. (2009). Sistem Informasi Manajemen. Yogyakarta: Penerbit Andi.
Kewal, S. S. (2012). Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, Kurs dan Pertumbuhan PDB terhadap Indeks Harga Saham Gabugan, 8(1).
Krisna, A. A. G. A., & Wirawati, N. G. P. (2013). Pengaruh Inflasi, Nilai Tukar Rupiah, Suku Bunga SBI pada Indeks Harga Saham Gabungan di BEI. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 3(2).
Mankiw N Gregory, & Dkk. (2012). Pengantar Ekonomi Makro. Jakarta: Salemba Empat.
Mardiyati, U., & Rosalina, A. (2013). Analisis Pengaruh Nilai Tukar, Tingkat Suku Bunga dan Inflasi Terhadap Indeks Harga Saham Studi Kasus pada Perusahaan Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI), 4(1).
Nofiatin, I. (2013). Hubungan Inflasi, Suku Bunga, Produk Domestik Bruto, Nilai Tukar, Jumlah Uang Beredar, dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Periode 2005–2011. Jurnal Aplikasi Manajemen, 11(2).
Nopirin. (2010). Ekonomi Moneter (Edisi 4). Yogyakarta: BPFE.
Prawiranegara, B., & Ramdhan, N. (2016). Pengaruh bi rate terhadap harga saham pada pt. bank rakyat indonesia (persero) tbk. Jurnal Wawasan Dan Riset Akuntansi, 4(1).
Santoso, A. (2010). Studi Deskriptif Effect Size Penelitian-Penelitian di Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma. Jurnal Penelitian, 14(1).
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung: CV Alfabeta.
Sekaran, U. (2011). Metode Penelitian untuk Bisnis. Jakarta: Salemba Empat.
Sukirno, S. (2012). Makro Ekonomi Teori Pengantar (3rd ed.). Jakarta: Rajawali Pers.
Suyati, S. (2015). Pengaruh Inflasi, Tingkat Suku Bunga dan Nilai Tukar Rupiah/US Dollar Terhadap Return Saham Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Ilmiah UNTAG Semarang, 4(3).
Tandelilin, E. (2010). Portofolio dan Investasi (Edisi 1). Yogyakarta: Kanisiu.
Triyono. (2009). Analisis Perubahan Kurs Rupiah terhadap Dollar Amerika. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 4(2).
Wiyanti, R. (2018). Analisis Pengaruh 7 Day Rate Repo, Inflasi, Nilai Tukar, dan PDB Terhadap Indeks Harga Saham Sektor Properti (Studi Kasus di Bursa Efek Indonesia). Jurnal Akuntansi,5(2).
www.bapepam.go.id
www.bi.go.id
www.cermati.com.cdn
www.compas.com
www.finance.yahoo.com
www.google.co.id
www.idx.co.id
www.kompasiana.com
www.merdeka.com
www.trimbun-timur.com