Persepsi Wisatawan Terhadap Niat Berkunjung Ulang ke Destinasi Wisata di Kota Padang Pasca Penerapan New Normal

Main Article Content

Heru Aulia Azman

Abstract

The aim of the study are 1) to find out to what extend perception of risk influence executionist’ intention to revisit Padang City after the implementation of new era regulation. The online survey was administered to travellers who ave visited tourist destination in the city of Padang after the implementation of new era regulation. A total of 96 questionnaires were used for data analysis.The results of this study indicate that 1) Perception of affective risk does not have a significant effect on the intention of repeated visits to Padang City after the implementation of the new normal rules, 2) Perception of cognitive risk has a positive effect significant towards the intention of repeated visits to the Padang city after the implementation of the new normal regulation, 3) Affective and cognitive risk perceptions do not have a significant effect on repeatedly visits to Padang City after the imposition of new normal regulations, 4) affective risk perceptions and Perception of cognitive risk is able to explain its effect on intention to visit repeatedly by 3.5%, while the remaining 96.5%. It is explained by other factors that are not used in the regression model of this study


 


 ABSTRAK


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana persepsi resiko berpengaruh terhadap niat untuk berkunjung berulang pelancong ke destinasi wisata di Kota Padang pada masa diberlakukan new normal. Metode pengumpulan data dengan observasi, personally administrated survey  serta studi pustaka. Sumber data penelitian ini adalah data primer yang diperoleh dari penyebaran kuesioner pada 96 responden dengan kriteria pelancong yang telah melakukan kunjungan wisata berulang ke destinasi wisata di  Kota Padang setelah ditetapkannya era new normal. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode anaisis regresi linear berganda Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa  1)Perepsi resiko afektif tidak berpengaruh signifikan terhadap niat kunjungan berulang ke Kota padang pasca diberlakukannya peraturan new normal (kebiasaan baru), 2) Perspsi resiko kognitif berpengaruh positif sgnifikan terhadap niat kunjungan berulang ke kota Padang pasca diberlakukannya peraturan new normal ( kebiasaan baru), 3)Perspsi resiko afektif dan kognitif tidak berpengaruh signifikan terhadap kunjungan berulang ke Kota padang pasca diberlakukannya peraturan new normal (kebiasaan baru), 4) persepsi resiko afektif dan persepsi resiko kognitif mampu menjelaskan pengaruhnya terhadap niat berkunjung berulang sebesar 3,5 %, sedangkan sisanya sebesar 96,5 % dijelaskan oleh faktor-faktor lain yang tidak digunakan dalam model regresi penelitian ini

Article Details

Section
Articles

References

Bae,So Young and Chang, Po-Ju (2020). The effect of coronavirus disease-19 (COVID-19) risk perception on behavioural intention towards ‘untact’ tourism in South Korea during the first wave of the pandemic (March 2020). Current Issues in Tourism. https://doi.org/10.1080/13683500.2020.1798895
Basiya, Rozak , Hasan Abdul (2012). Kualitas DAya Tarik Wisata , Kepuasan, dan Niat Kunjungan Kembali Wisatawan Mancanegara di Jawa Tengah . Dinamika Kepariwisataan Vol. XI No. 2,
Fuchs, L. S., Schumacher, R. F., Long, J., Namkung, J., Hamlett, C. L., Cirino, P. T., Jordan N.
C., Siegler R., Gersten R., & Changas, P. (2013). Improving at-risk learners’ understanding of
fractions. Journal of Educational Psychology, 105(3), 683. https://doi.org/10.1037/a0032446
Ghozali, Imam. 2011. “Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS”. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hsu, C. H., & Huang, S. (2012). An extension of the theory of planned behavior model for tourists. Journal of Hospitality & Tourism Research, 36(3), 390–417. https://doi.org/10.1177/1096348010390817
Huang, L. F., Chiang, C. C., & Chen, H. C. (2014). Willingness to pay of visitors for the nature based public park: An extension of theory of planning behavior (TPB). Journal of Information and Optimization Sciences, 35(5–6), 405–429. https:// doi.org/10.1080/02522667.2014.903701
Huang, X., Dai, S., & Xu, H. (2020). Predicting tourists’ health risk preventative behaviour and travelling satisfaction in Tibet: Combining the theory of planned behaviour and health belief model. Tourism Management Perspectives, 33, 100589. https://doi.org/10.1016/j.tmp.2019.100589
Kotler, P, Makens, JC, 2009, Marketing for Hospitality and Tourism, 4 ed, Prentice Hall, New York
Neraca Satelit Pariwisata Nasinal (2019). diakses pada www.bps.go.id
Nurlestari, AjengFitri, 2016, Pengaruh Daya Tarik Wisata Terhadap Niat Kunjungan Ulang Wisatawan Dengan Kepuasan Wisatawan Sebagai Variabel Intervening Pada Taman Safari Indonesia Cisarua Bogor, Jurnal Pariwisata, 2016
Sekaran, Uma. 2011. Research Methods For Business (Metode Penelitian Untuk Bisnis). Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta
Suwarti, 2014, Pengaruh Daya Tarik Wisata Terhadap Minat Kunjungan Wisatawan, Jurnal Ilmiah Pariwisata, Gemawisata, Volume 11, No.1, 2014
UNWTO (2020), “An inclusive response for vulnerable groups”, available at: www.unwto.org/covid-19inclusive-response-vulnerable-groups (accessed 24 April 2020).
UNHCR (2020), “COVID-19 does not discriminate; nor should our response”, available at: www.ohchr. org/EN/NewsEvents/Pages/DisplayNews.aspx?NewsID=25730&LangID=Ehttps, www.businesshumanrights.org/en/covid-19-coronavirus-outbreak/covid-19-coronavirus outbreak-migrant-workers (accessed 24 April 2020).