ANALISIS POTENSI PENERIMAAN PAJAK DAERAH DAN RETRIBUSI DAERAH TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN/KOTA DI PROVINSI SUMATERA BARAT

Main Article Content

Dewi Sartika
Atika Ulfa
Andre Ilyas

Abstract

Pajak dan retribusi merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang memiliki peran sangat penting dalam pelaksanaan pembangunan kabupaten/kota di Sumatera Barat. Karena itu, dengan meningkatnya penerimaan dalam pembentukan PAD, akan menunjukkan peningkatan otonomi fiskal daerah, serta mengurangi ketergantungan dana pembangunan daerah dari pusat. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang digunakan dari tahun 2012 sampai 2016. Kemudian diproyeksikan untuk tahun 2017-2020, berupa data pajak dan retribusi daerah.


Hasil penelitian menunjukkan dari sisi capaian pajak termasuk pada kriteria efektif. Dari perhitungan pertumbuhan tergolong tidak berhasil. Sedangkan dari kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah termasuk pada kriteria cukup baik. Capaian retribusi juga termasuk pada kriteria efektif. Dari perhitungan pertumbuhan tergolong tidak berhasil, dan dari kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah termasuk pada kriteria kurang baik. Diharapkan untuk masa yang akan datang, penerimaan pajak dan retribusi kabupaten/kota di Sumatera Barat bisa ditingkatkan lagi dengan upaya pemungutan yang maksimal dan pengawasan yang ketat

Article Details

Section
Articles

References

Adriani, P.J.A. (2005). Pengantar Ilmu Hukum Pajak. Jakarta: PT.Gramedia
Arikunto, S. 2010. Prosedur penelitian : Suatu Pendekatan Praktik. (Edisi Revisi). Jakarta : Rineka Cipta
Azhari Aziz Samudra. 2015. Perpajakan di Indonesia. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada
Kusuma,dkk. 2013. “Analisis Pengaruh Penerimaan Pajak Daerah Dan Retribusi Daerah Terhadap Peningkatan PAD Sekabupaten/Kota Di Provinsi Bali”. E-Jurnal Akuntansi. Universitas Udayana.
Mardiasmo. 2009. Perpajakan. Edisi Revisi 2009. Yogyakarta. Penerbit Andi
Nugroho, Adi. 2009. “Analisis Pengaruh Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten/Kota Di Provinsi Jawa Tengah Periode 2010-2012”. Universitas Dian Nuswantoro.
Resmi, Siti. 2014. Perpajakan Teori dan Kasus. Buku 1 Edisi 8. Jakarta: Salemba Empat.
Resmi,Siti. 2013. Perpajakan Teori dan Kasus. Salemba Empat. Jakarta.
Rochmat Soemitro (2012). Perpajakan Teori dan Teknis Pemungutan. Bandung: Graha Ilmu
Sekaran, Uma. (2011). Research Methods for business Edisi I and 2. Jakarta: Salemba Empat.
Soeparman Soemahamidjaja. 2002. Pajak Berdasarkan Asas Gotong Royong. Bandung: PT Eresco.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif R&B. Bandung: Aflabeta.
Susnawati, dkk. 2014. “Analisis Potensi Pajak Daerah Sebagai Sumber Pendapatan Asli Daerah Do Kota Metro”. JEP-Vol.3. Universitas Lampung.
Syafitri. 2016. “Analisis Pertumbuhan dan Kontribusi Pajak Daerah, Retribusi Daerah, dan Lain-lain PAD Yang Sah Terhadap Pendapatan Asli Daerah”
S.I Djajadiningrat Dalam buku Mardiasmo. 2009. Perpajakan. Edisi Revisi 2009. Yogyakarta. Penerbit Andi
Undang-Undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
Undang-Undang No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Undang – Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah.
Undang-Undang No.34 Tahun 2000, tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No.18 tahun 1997 tentang pajak daerah dan Retribusi daerah